Merindukanmu yang Tak Tahu Kabar: Kisah Cinta yang Terputus oleh Jarak dan Waktu

Aku merindukanmu. Ya, kamu yang dulu pernah menjadi bagian dari hidupku. Kamu yang dulu pernah membuatku tertawa, menangis, dan bahagia. Kamu yang dulu pernah menjadi teman, sahabat, dan kekasihku.

Aku merindukanmu, tapi aku tak tahu kabarmu. Apa yang sedang kamu lakukan sekarang? Apa yang sedang kamu pikirkan sekarang? Apa yang sedang kamu rasakan sekarang?

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa menghubungimu. Nomor teleponmu sudah tidak aktif. Akun media sosialmu sudah tidak terlihat. Alamat rumahmu sudah tidak kujumpai.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa menemuimu. Kamu sudah pergi jauh dari sini. Kamu sudah menjalani hidupmu di sana. Kamu sudah memiliki duniamu di sana.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa memilikimu. Kamu sudah bukan milikku lagi. Kamu sudah berpaling dari aku. Kamu sudah melupakan aku.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa mengungkapkannya. Siapa yang akan mendengar keluh kesahku? Siapa yang akan mengerti perasaanku? Siapa yang akan menenangkan hatiku?

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa mengubahnya. Ini adalah pilihan yang sudah kita buat. Ini adalah akibat yang sudah kita terima. Ini adalah kenyataan yang sudah kita hadapi.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa menyerah. Aku harus tetap kuat dan tegar. Aku harus tetap semangat dan berjuang. Aku harus tetap hidup dan bahagia.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa melupakannya. Kamu adalah kenangan yang tak bisa kuhapus. Kamu adalah luka yang tak bisa kusembuhkan. Kamu adalah cinta yang tak bisa kugantikan.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa kembali. Waktu sudah berlalu dan tak bisa diputar. Jarak sudah terbentang dan tak bisa disingkat. Nasib sudah ditentukan dan tak bisa diubah.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa berharap. Mungkin kita memang tak ditakdirkan bersama. Mungkin kita memang tak cocok satu sama lain. Mungkin kita memang tak bisa bahagia bersama.

Aku merindukanmu, tapi aku tak bisa berkata. Aku hanya bisa menulis surat ini untukmu. Aku hanya bisa berdoa ini untukmu. Aku hanya bisa mengucapkan ini untukmu.

Aku merindukanmu, dan aku mencintaimu.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Merindukanmu yang Tak Tahu Kabar: Kisah Cinta yang Terputus oleh Jarak dan Waktu"

Posting Komentar